Gunung sibayak adalah gunung yang menghadap ke kota brastagi di sumatera utara, gunung sibayak merupakan jenis gunung berapi aktif, dan terakhir meletus pada tahun 1881, gunung ini berada sekitar 50km sebelah barat daya kota medan, gunung ini puncak tertingginya berada di 2.094mdpl.
Dan pada tanggal 13 juni 2014 kami beberapa anggota
UKM P-A MATERIAL yang terdiri dari
cancel pilar bured terbit selaku angkatan III, dan dua orang dari angkatan II yaitu bg
kelana dan
kute selaku pendamping melakukan pendakian ke sibayak dalam agenda pra pemantapan angkatan III, kami merencanakan pendakian ke sibayak selama empat hari, sebelum kami pergi kami terlebih dahulu membeli/ menyiapkan beberapa kebutuhan seperti logistik selama empat hari, perlengkapan makan, perlengkapan tidur dll.
setelah semua perlengkapan siap, kami pun memulai perjalanan menuju ke sibayak, perjalanan kami dimulai dari langsa, jumat 13 juni dini hari jam 01:00 kami semua anggota berkumpul di warkop pak bus yang berada di dekat porles langsa, kami berkumpul semua disitu untuk menunggu bus yang menuju ke daerah medan,
 |
| warkop pak bus kota langsa |
sambil menunggu bus datang kami menyempatkan dahulu ngopi bareng anggota material lainnya yaitu
bg
akbar boi ajir kekeh setelah beberapa jam ngopi bus yang kami tunggu datang, kami berangkat dari warkop pak bus langsa kurang lebih jam 03:00 dini hari, kami pergi menaiki bus kurnia.
perjalanan kami dari langsa ke medan memakan waktu kurang lebih 3 jam, kami sampai di terminal pinang baris medan jam 06:00 pagi, sampai di terminal pinang baris kami menyempatkan diri sarapan terlebih dahulu sebelum melanjutkan perjalanan lagi ke sibayak yang berada di kota berastagi.
usai sarapan kami pun menunggu alat transportasi yang menuju ke kota berastagi yang biasa dikenal dengan sebutan "SUTRA" alat transportasi ini sangat mudah dikenali dari tampilan luar nya yang cenderung jungkit ke belakang, hehehe ....
dan minibus SUTRA pun akhirnya datang kami langsung menumpang untuk menuju ke kota berastagi, perjalanan kami menuju kota berastagi memakan waktu kurang lebih 2 jam.
kami sampai di berastagi jam setengah sembilan, sebelum menuju kaki gunung sibayak kami berbelanjan dahulu makanan ringan di seputaran daerah gundaling, selepas itu kami menuju kaki gunung sibayak yang jaraknya tidak terlalu jauh dari gundaling tempat kami berbelanja makanan ringan tadi.
 |
| di gundaling |
sebelum mendaki sibayak kami membayar uang administrasi pendakian sebesar 4.000/orang, adm selesai kami pun di ijinkan mendaki ke atas, selama perjalanan ke atas kami berjumpa dengan banyak orang yang mau naik ataupun turun dari gunung sibayak.
walaupun gunung sibayak termasuk kategori gunung mudah untuk di daki kami tidak langsung menuju puncak, kami terlebih dahulu merencanakan menginap di pertengahan gunung.
 |
| tempat kami nge-camp sebelum puncak sibayak |
sampai di tempat kami pun langsung membongkar carier kami masing-masing, mengeluarkan semua keperluan untuk bermalam di tempat itu, sebagian memasang tenda, membuat makanan, membuat api, dan semua yang harus dilakukan untuk nge-camp.
selesai semua, kami pun bersantai sejenak menunggu malam sambil menyantap makanan yang telah dibuat, malam pun tiba, kami berkumpul di tenda sambil bercerita-cerita, beberapa materi pra pemantapan yang akan kami lakukan besok sambil menikmati dinginnya angin malam sibayak di dekat api unggun :D
selesai briefing kami pun mengatur shift jaga, siapa2 yang tidur duluan dan siapa2 yang berjaga malam itu. malam pun berlalu, pagi datang, kami semua bangun membereskan tempat kami menginap malam tadi, beres semua kami melanjutkan perjalanan untuk melakukan beberapa materi pra pemantapan yaitu survive, yang mengambil rute ke daerah telaga putri sibayak.
 |
| rute ke telaga putri sibayak |
|
|
|
telaga putri adalah daerah di gunung sibayak yang jarang di kunjungi/ dilewati oleh pendaki umum,oleh karena itu jalan menuju kesana lumayan susah, masih semak, jalanan dipenuhi dedaunan berduri, yang jika salah sedikit saja melewati bisa terkena. di selama perjalanan menuju ke telaga putri tsb kami diajarkan oleh mentor bagaimana survive di alam bebas,
setelah seharian belajar materi survive kami kembali ke camp untuk beristirahat melanjutkan beberapa materi lain esok hari, kami pun mencari tempat lain untuk menginap malam kedua di sibayak, tempat yang kami rasa cocok pun jumpa, kami langsung membuka carier membangun tenda, menyiapkan makanan dan istirahat.
 |
| bersama salah seorang ranger gunung sibayak |
seperti biasa kami malamnya sebelum tidur sambil menikmati angin malam sibayak di dekat api unggun, melakukan evaluasi kegiatan yang dilakukan seharian tadi. setelah beberapa jam evaluasi kami pun melanjutkan tidur, beristirahat mengisi tenaga untuk melanjutkan kegiatan esok harinya, seperti malam sebelumnya kami mengatur giliran jaga malam, di tempat kami menginap kami berjumpa dengan salah seorang penjaga gunung sibayak atau yg sering di sebut ranger, saya lupa namanya? heheh ...
dan sebelum matahari pagi terbit, kami semua bangun dari tidur nya masing-masing, kami sengaja bangun lebih awal dua jam sebelum matahari menampakkan cahayanya, kami memburu sunrise yang kata orang-orang lumayan indah. tengggg !! alarm yang kami atur jam 04:00 tepat pun berbunyi, kami bergegas bangun, membereskan tempat, dan langsung goo menuju puncak, dan kami tepat berada di puncak sekitar pukul 05:00 pagi, sunrise di sibayak pun berhasil kami dapatkan
 |
| sunrise di sibayak |
setelah beberapa jam menikmati merahnya matahari pagi di sibayak kami pun tak lupa menyempatkan mengambil beberapa foto dokumentasi di atas puncak, yang kebetulan saat itu cuaca lagi bagus
 |
| di puncak sibayak |
puas berfoto foto kami pun berencana turun dan pulang kembali ke kota langsa, dalam perjalanan turun kami berjumpa dan berkenalan dengan beberapa mahasiswa yang ada di kota medan yang juga sedang melakukan pendakian sibayak, kami pun berbarengan pulang menuju ke kota medan, sungguh pengalaman perdana mendaki gunung yang menyenangkan :D
 |
| bersama beberapa mahasiswa unimed |
sekian cerita kecil perjalanan perdana kami mendaki gunung sibayak, assalamualaikum wr.wb
0 komentar:
Post a Comment