Hosting Indonesia

Tuesday, 6 October 2015

PENDAKIAN BURNI TELONG

Burni telong adalah salah satu gunung berapi yang berada di indonesia, tepatnya di kabupaten bener meriah aceh, gunung ini memiliki ketinggian 2600 mdpl atau 8530 kaki. gunung ini disebut sebut sebagai salah satu surga-nya pendaki indonesia, gunung yang dalam bahasa indonesia di artikan sebagai gunung yang terbakar ini berjarak 5 kilometer dari Redeolong, ibu kota Kabupaten Bener Meriah. kondisi lapangan untuk mencapai puncak sangat terjal dan curam.

burni telong 





pada tanggal 1 september kami/ beberapa anggota MATERIAL, yang terdiri dari
bg akbar, bg boy, bg kekeh, kelana, kute, terbit, cancel, pilar kelabang dan bg bob,  melakukan pendakian kesana,ke puncak burni telong selama 4 hari. kami melaksanakan pendakian dalam rangka liburan akhir semester kuliah, perjalanan kami di mulai pada tanggal 31 agustus sore jam 17:00 sebelum berangkat ke takengon kami terlebih dahulu melaksanakan pelepasan di basecamp simpang remi, yang dihadiri oleh beberapa senior teknik, untuk mencapai ke tempat tujuan kami menyewa sebuah mobil pickup untuk membawa kami kesana, kenapa mobil pick up yang kami pilih, karena mengingat dana terbatas yangmasing2 kami punya :D

anggota material
setelah acara ceremony pelepasan selesai, kami pun bersiap2 memulai perjalanan panjang kami ke aceh tengah, mobil sewaan kami pun sudah siap, langsung saja kami pun berpamitan kepada para senior2 teknik yang ada di basecamp tadi, tepat jam 18:00 mobil yang kami tumpangi pun meluncur dari kota langsa tercinta menuju ke aceh tengah, yang memakan waktu kurang lebih 10 jam, jam 19:30 kami menyempatkan terlebih dahulu singgah di rumah bgakbar yang berada di peurlak, untuk menjemput beliau beserta bg bob, sesampainya di rumah bg akbar kami pun di suguhi makan malam oleh orangtua nya bg akbar, yaudah berhubung semua pada lapar, gagada lagi rasa sungkan semua menyantap makanan yang di sediakan oleh orang tua nya bg akbar :D

selesai menyantap makan malam jam 20:15 kami pun melanjutkan perjalanan panjang kami, ini merupakan pengalaman pertama khususnya saya dan kawan2 yang lain, ke aceh tengah menaiki mobil pick up yang selama perjalanan dari idi sampai ke lhokseumawe cuaca agak kurang bersahabat, tak disangka hujan turun ditengah perjalanan panjang kami, kami pun langsung megeluarkan terpal untuk tempat kami bernaung di atas bak mobil terbuka tersebut. tak terasa mobil yang kami tumpangi sampai di daerah bireun, kami pun beristirahat terlebih dahulu, mengisi tenaga, kami singgah di salah satu warung kopi yang ada di bireun, untuk beberapa jam, kami berada di warkop tsb jam 01:45 sampai dengan jam 03:30 sebelum akhirnya melanjutkan lagi perjalanan ke kab bener meriah :D

kami sampai di bener meriah tepat jam 07:00 pagi di pasar lampahan, yg jarak dengan kaki gunung burni sudah tidak berapa jauh lagi, tak lupa kami juga menyempatkan sarapan pagi, sebelum menanjak pagi ini :D
CUACA pada saat itu terbilang cukup dingin, bagi kami yang masih belum terbiasa dengan cuaca dataran tinggi, selesai sarapan kami pun bersiap-siap menuju ke kaki gunung, untuk membayar biaya administrasi pendakian di kampung terakhir, sebesar rp 5.000 per orang. setelah biaya administrasi pendakian selesai kami langsung memulai pendakian kami sesungguhnya. pendakian dimulai tepat jam 09:00 dari kaki gunung, kami berjalan santai beriringan, melewati semaknya hutan gunung burni telong yang masih lumayan rimbun, target pemberhentian pertama kami di shelter ke tiga.

jarak dari shelter satu ke shelter lainnya memakan waktu kurang lebih satu setengah jam jika berjalan santai, tak terasa beberapa shelter telah kami lewati, dan kami sampai juga di shelter ke tiga tepat jam 14:00, kami pun memutuskan beristirahat dan bermalam di tempat pemberhentian ini yang jarak menuju puncaknya sudah tidak terlalu jauh lagi.

dishelter ketiga


karena semua sudah memutuskan bermalam di shelter tersebut, kami semua bersiap2 menyiapkan keperluan bermalam disana, semua anggota membongkar carrier nya masing masing, ada yang membangun tenda, memasak, mencari kayu bakar, dan semua apa apa yang di perlukan. semua bekerja sesuai fraksi nya masing-masing. semua bekerja tidak ada yang bekerja, setelah beberapa jam menyiapkan kebutuhan bermalam, jam 17:00 semua sudah siap, kami pun mulai bersantai, menyambut malam di pertengahan gunung

sambil bersantai menikmati malam, kami menyantap hidangan makan malam, yang sudah kami siapkan sebelumnya, seperti biasanya, hidangan favorit kalo di gunung, nasi putih, indomie rebus telur , sosis, ditambah, sartika(sambal teri kacang) dan minumnya secangkir kopi panas, dan ditutup dengan sebatang rokok magnum, luar biasa :D

sambil menjelang malam. kami berkumpul, menyiapkan rencana pendakian besok menuju puncak, sekaligus evaluasi perjalanan tadi pagi, apa apa saja yang kurang, rencana kami yang sudah kami susun, besok tepat jam 03:00 dini hari kami memulai start menuju puncak, jadi diwajibkan beberapa anggota mulai jam 23:00 sudah pada beristirahat untuk mengisi tenaga besok pagi, sebagian lagi berjaga malam bergantian,

dan waktu sudah menunjukkan hampir jam 11 malam, sesuai rencana beberapa anggota tidur duluan dan nanti jam 01:00 anggota yang tidur diharuskan bangun bergantian jaga malam, semua anggota di beri jatah waktu istirahat tidur masing masing 2 jam, sehingga pada jam 03:00  semua anggota sudah bangun semua.

dan alarm jam 03:00  pun berbunyi, kami semua yang tidur tadi dibangunkan, untuk memulai start mendaki pucak mengejar matahari pagi atau sunrise yang menjadi tujuan utama kami, jalur trek perjalanan kami pagi ini dari shelter ketiga  cukup susah dibandingkan jalur dari kaki gunung ke shelter ketiga, dikarenakan, trek menuju puncak lebih curam, dipenuhi bebatuan terjal, yang jika salah menapak bisa terpeleset jatuh, jadi kami diharuskan berhati hati memilih jalan dengan penerangan yang seadanya.

trek yang kami lewati ini banyak di tumbuhi bunga edelwis yang  biasa diburu oleh penikmat alam yang bisanya merusak alam saja, perjalanan kami memakan waktu 3 jam kami sampai di puncak tertingginya tepat jam 06:00 pagi, sayang sekali sunrise yang kami buru tidak dapat, hanya matahari pagi saja yang dapat kami lihat, dikarenakan pendakian kami sedikit memakan waktu yang lama, yah tapi tidak apa apa lah.

di puncak burni telong
sampai di puncak seperti biasa hal pertama yang kami lakukan adalah mengambil beberapa photo dokumentasi di atas puncak, sambil menikmati suasana pemandangan dari ketingggian 2600 mdpl, yang jarang jarang kami jumpai, setelah beberapa jam di puncak kami memutuskan untuk turun kembali ke camp kami yang ada di shelter ketiga, dan bergegas pulang kembali ke kota langsa. sebelum pulang kami menyempatkan dahulu berbelanja oleh oleh dari takengon untuk dibawa pulang seperti buah alpukat,kopi dan lain lain, sebelum pulang kami menyempatkan juga singgah dan di objek wisata cot panglima sebelum lanjut pulang ke langsa
di cot panglima
itulah sekilas perjalanan singkat kami menanjak gunung burni telong.

0 komentar:

Post a Comment